RANGKAIAN SIMULASI DAN PRINSIP KERJA
Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja
Rangkaian ini merupakan sistem kontrol otomatis untuk memantau kondisi air limbah pada kolam penampungan. Sistem bekerja dengan membaca perubahan ketinggian air menggunakan Water Sensor dan mengaktifkan lampu indikator ketika permukaan air mencapai batas yang sudah ditentukan. Sensor ini membantu proses pemantauan agar kondisi kolam limbah tetap berada dalam level aman.
Sistem juga menggunakan Touch Sensor sebagai pemicu pembukaan pintu pembuangan. Ketika sensor disentuh, buzzer berbunyi sebagai tanda bahwa pintu pembuangan telah aktif dan proses pengaliran air limbah dapat dijalankan. Mekanisme ini memberi respons cepat tanpa perlu pemeriksaan langsung.
Rangkaian ini dirancang sebagai prototipe pengendali air limbah otomatis yang sederhana dan praktis. Sistem ini menunjukkan penerapan sensor analog dan kontrol otomatis untuk menjaga stabilitas kolam limbah serta mendukung pengelolaan lingkungan di area pengolahan sawit.
Sistem ini terbagi menjadi 2 rangkaian, yaitu:
1. Deteksi Limbah Tidak Aman
2. Deteksi Ketinggian Air Limbah
1. Deteksi Limbah Tidak Aman
Prinsip Kerja : Pada rangkaian menggunakan capasitive touch sensor yang apabila aktif akan memberikan output sebesar 5V ke kaki non inverting op AMP dengan rangkaian Voltage devider yang akan menghasilkan Output sebesar 0.76V pada base transistor dan menyalakan transistor. Ketika Vcc memberikan tegangan akan terjadi reverse bias yang akan mengarahkan arus ke buzzer dan akan menghidupkan buzzer.
2. Deteksi Ketinggian Air Limbah


Komentar
Posting Komentar