LA MODUL 2 EC
Nama : Agung Septian Pranata
NIM : 2410953013
Kelompok : 26
Tanggal praktikum : 28 Oktober 2025
Assisten Praktikum : 1. Muhammad Dzikra Halim
2. Faren Muhammad Abdad
1. Fixed Bias
Tabel 4.1 Percobaan fixed bias
Parameter | Nilai Pengukuran |
Vrb | 11,20 V |
Vrc | 10,22 V |
Vb | 0,718 V |
Vc | 12,20 V |
Vbe | 0,7 V |
Vce | 1,74 V |
Ib | 0,96 A |
Ic | 1,01 A |
Gelombang Input | Gelombang Output |
|
|
Tabel 4.2 Percobaan emitter stabillized bias
Parameter | Nilai Pengukuran |
Vrb | 9,79 V |
Vrc | 10,41 V |
Vre | 1,96 V |
Vb | 2,214 V |
Vc | 1,595 V |
Ve | 1,553 V |
Vbe | 0.655 V |
Vce | 33,5 V |
Ib | 1,29 mA |
Ic | 1 mA |
Gelombang Input | Gelombang Output |
|
Tabel 4.3 Percobaan self bias
Parameter | Nilai Pengukuran |
Vrc | 10,41 V |
Vrb | 9,79 V |
Vre | 1,96 V |
Vb | 2,214 V |
Vc | 1,595 V |
Ve | 1,553 V |
Vbe | 0,655 V |
Vce | 33,5 V |
Ib | 1,29 mA |
Ic | 1 mA |
Gelombang Input | Gelombang Output |
|
|
Tabel 4.4 Percobaan voltage divider bias
Parameter | Nilai Pengukuran |
VR1 & VR2 | 10,19 V & 2,173 V |
Vrc | 10,84 V |
Vre | 1,480 V |
Vb | 2,1 V |
Vc | 1,561 V |
Ve | 1,546 V |
Vbe | 0,67 V |
Vce | 15,1 V |
Ib | 0,124 mA |
Ic | 0,87 mA |
Gelombang Input | Gelombang Output |
|
5. Power IC dengan Regulator
Ic | Vin | Kapasitor | Resistor | Vout |
7805 | 5 V | Ca=1 μF Cb=10 μF | 100 Ohm | 152,3 mV |
7809 | 5 V | Ca=1 μF Cb=10 μF | 100 Ohm | 3,3 V |
7812 | 5 V | Ca=1 μF Cb=10 μF | 100 Ohm | 3,5 V |
Transistor adalah komponen semikonduktor dengan tiga lapisan tipe P dan N yang membentuk dua sambungan PN. Berdasarkan susunannya, transistor dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu NPN dan PNP, dengan tiga terminal: emitor (E) sebagai penginjeksian pembawa muatan, basis (B) sebagai pengendali arus, dan kolektor (C) sebagai penangkap pembawa muatan. Prinsip kerjanya adalah mengendalikan arus besar kolektor–emitor melalui arus kecil di basis, sehingga transistor dapat berfungsi sebagai penguat maupun saklar elektronik.
Pada transistor NPN, emitor tipe N mengalirkan elektron ke basis tipe P yang tipis, sehingga sebagian kecil elektron berekombinasi, sementara sebagian besar diteruskan ke kolektor. Arus kecil basis (IB) mampu mengontrol arus besar kolektor–emitor (IC).
-
Fixed Bias
Resistor basis (RB) dihubungkan langsung ke VCC, menghasilkan arus basis tetap (IB ≈ (VCC − VBE)/RB). Namun, karena sangat bergantung pada β dan suhu, rangkaian ini kurang stabil meski sederhana dan mudah dibuat. -
Emitter Stabilized Bias
Menggunakan resistor emitor (RE) untuk menciptakan umpan balik negatif. Saat IC naik, VE meningkat, sehingga VBE berkurang dan IC kembali turun. Metode ini lebih stabil terhadap perubahan suhu dan β, namun sedikit mengurangi gain. -
Self Bias (Collector Feedback Bias)
Menghubungkan resistor antara kolektor dan basis. Kenaikan IC menurunkan VC, yang menurunkan VB, sehingga IB berkurang dan IC kembali stabil. Lebih stabil dari fixed bias, tetapi masih dipengaruhi oleh β. -
Voltage Divider Bias
Menggunakan dua resistor (R1 dan R2) sebagai pembagi tegangan untuk menghasilkan VB yang hampir konstan. Kombinasi pembagi tegangan dan RE memberikan kestabilan tinggi terhadap perubahan suhu dan β, sehingga sering digunakan pada rangkaian amplifier. -
Power IC Regulator
Berfungsi menjaga tegangan keluaran tetap konstan. Pada regulator linear, transistor pass dikontrol oleh amplifier kesalahan; efisiensinya rendah karena banyak daya berubah menjadi panas. Sementara itu, switching regulator menggunakan transistor yang bekerja on-off cepat untuk efisiensi tinggi. Contoh IC-nya adalah 78xx, LM317, dan seri pengendali switching seperti buck atau boost converter.
Penjelasan Kondisi Modul
Percobaan Fixed Bias
Percobaan Regulator Power Supply
1. Analisa prinsip kerja dari rangkaian self bias berdasarkan nilai parameter yang didapatkan ketika percobaan.
Jawab :
Berdasarkan data hasil percobaan, diperoleh bahwa VE < VC < VB. Kondisi ini menunjukkan bahwa transistor bekerja pada daerah aktif, di mana arus kolektor bergantung pada arus basis. Dengan demikian, rangkaian self-bias berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu sebagai penguat (amplifier).
2. Analisa prinsip kerja dari rangkaian voltage divider bias berdasarkan nilai parameter yang didapatkan ketika percobaan.
Jawab :
Berdasarkan hasil percobaan, rangkaian voltage divider bias berfungsi dengan memberikan tegangan basis yang stabil melalui pembagi tegangan R1 dan R2. Sementara itu, resistor emitor (RE) berperan menjaga kestabilan arus transistor melalui mekanisme umpan balik negatif. Dari data pengukuran diperoleh bahwa transistor berada pada daerah aktif, ditunjukkan oleh nilai VBE = 0,67 V dan VE 1,546 V, yang sesuai dengan prinsip kerja rangkaian bias pembagi tegangan.
3. Analisa pengaruh variasi kapasitor dan resistor terhadap output pada rangkaian Power Supply dengan IC Regulator.
Jawab :
Berdasarkan hasil percobaan, rangkaian power supply dengan IC regulator menunjukkan bahwa nilai kapasitor dan resistor beban memengaruhi kestabilan tegangan keluaran. Kapasitor berfungsi mengurangi ripple, sedangkan resistor beban menentukan arus output. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa IC regulator 7805, 7809, dan 7812 mampu menghasilkan tegangan mendekati nilai nominalnya, sehingga kombinasi kapasitor serta resistor sudah cukup baik untuk menjaga kestabilan output.
- Download File Laporan Akhir (klik disini)
- Download Video Penjelasan Kondisi (klik disini)
- Download Vidio Percobaan Fixed Bias (klik disini)
- Download Vidio Percobaan Regulator Power Supply (klik disini)



Komentar
Posting Komentar