LA MODUL 1
A. Percobaan Karakteristik Dioda
Vd | Id | Resistor | Gelombang | |
Input | Output | |||
5,6 V |
0,32 mA | 220 Ω | ||
5,94 |
0,32 mA | 330 Ω | ||
B. Percobaan Karakteristik Dioda Zener
Resistor | Vd | Id |
220 Ω | 2,564V | 0,23mA |
330 Ω | 2,449V | 0,23mA |
470 Ω | 2,344V | 0,23mA |
C. Half Bridge Rectifier
1 Dioda
a. Susun rangkaian sesuai gambar 4.1.
Gambar 4.1 Rangkaian Dioda
b. Hubungkan resistor dan dioda.
c. Gunakan AC power supply 6Vac.
d. Aktifkan power supply, dan ukur nilai arus dan tegangannya.
e. Gunakan osiloskop dan hubungkan pada rangkaiannya untuk menganalisa gelombang input dan outputnya.
f. Ulangi percobaan dengan variasi nilai resistansi yang berbeda.
2. Dioda Zener
a. Susun rangkaian sesuai gambar 4.2
1. Video Kondisi :
A. Percobaan Karakteristik Dioda :
B. Percobaan Karakteristik Dioda Zener :
C. Percobaan Half Bridge Rectifier :
D. Percobaan Full Bridge Rectifier :
1. Analisa pengaruh tegangan input terhadap tegangan dan arus pada rangkaian forward bias.
Jawab :
Pada rangkaian forward bias, ketika tegangan input masih rendah, dioda belum menghantarkan aruskarena belum mencapai tegangan ambang. Saat tegangan meningkat hingga mendekati sekitar 0,7 volt, dioda mulai konduksi dan arus bertambah secara signifikan. Setelah dioda menghantarkan, tegangan diodanya cenderung stabil di sekitar nilai ambang tersebut, sementara kenaikan tegangan input berikutnya akan lebih banyak menyebabkan peningkatan arus dalam rangkaian daripada perubahan tegangan dioda.
2. Analisa pengaruh tegangan input terhadap tegangan dan arus pada rangkaian reverse bias.
Jawab :
Pada rangkaian reverse bias, saat tegangan input dinaikkan, dioda tetap tidak menghantarkan sehingga arus sangat kecil atau hampir nol. Tegangan input seluruhnya jatuh pada dioda. Namun, jika tegangan melebihi batas breakdown, dioda mulai menghantarkan arus besar secara tiba-tiba. Jadi, sebelum titik tembus, arus hampir konstan, sedangkan tegangan dioda meningkat sesuai tegangan input.
3. Analisa prinsip kerja dari diode zener berdasarkan percobaan.
Jawab :
Dioda zener bekerja dengan prinsip reverse bias di mana ia dirancang untuk menahan tegangan tertentu (tegangan zener). Saat tegangan balik melebihi nilai tersebut, dioda akan tetap konduksi dengan tegangan hampir konstan, sehingga digunakan sebagai penstabil atau regulator tegangan.
4. Analisa gelombang output pada rangkaian Half Bridge Rectifier.
Jawab :
Gelombang output pada osiloskop menunjukkan bentuk setengah gelombang positif yang berulang, sesuai dengan karakteristik rangkaian Half Wave Rectifier. Terlihat bahwa hanya bagia positif dari sinyal AC yang dilewatkan, sedangkan bagian negatifnya terpotong sehingga menghasilkan pulsa-pulsa dengan jarak antar puncak yang sama dengan periode sinyal AC sumber.
5. Analisa gelombang output pada rangkaian Full Bridge Rectifier.
Jawab :
Pada gambar osiloskop terlihat bahwa gelombang output berbentuk denyut positif kontinu tanpa bagian negatif, yang sesuai dengan karakteristik rangkaian Full Bridge Rectifier. Sinyal AC dari sumber telah melalui penyearahan penuh sehingga kedua setengah siklus (positif dan negatif) diubah menjadi tegangan positif. Hal ini menyebabkan frekuensi gelombang output menjadi dua kali lipat dari frekuensi input AC
Laporan Akhir [Klik]
Video Penjelasan Kondisi [Klik]
Video Percobaan Karakteristik Dioda [Klik]
Video Percobaan Karakteristik Dioda Zener [Klik]
Video Percobaan Half Bridge Rectifier [Klik]
Video Percobaan Full Bridge Rectifier [Klik]




Komentar
Posting Komentar