LAPORAN AKHIR MODUL 3



1. Jurnal [Kembali]

Nama                         : Agung Septian Pranata

NIM                            : 2410953013

Tanggal Praktikum     : 20 Mei 2025

Asisten                       : 1. Alvin Ramadhan

                                     2. Dicky Nurdiasyah

 

1.     Hukum ohm

R terbaca

V

I

R perhitungan

560 Ω

12.28 V

20 mA

614 Ω

1000 Ω

12.33 V

11 mA

1120.9 Ω

1200 Ω

12.34 V

10 mA

1234 Ω


2.     Hukum kirchoff

·     Hukum kirchoff 1

R terbaca

V

I 1,2,3(perhitungan)

I total

I perhitungan

560

12 V

28 mA

63 mA

55 mA

680

12 V

18 mA

63 mA

55 mA

750

12 V

17 mA

63 mA

55 mA

·     Hukum kirchoff 2

 

R terbaca

I

V 1,2,3(perhitungan)

V total

V perhitungan

560

5 mA

1,288 V

4,992 V

9,95 V

680

5 mA

1,850 V

4,992 V

 9,95 V

750

5 mA

1,840 V

4,992 V

9,95 V

            3. Voltage & Current Divider

·                       Voltage Divider

R terbaca

I

V 1,2,3

V Rtotal

Vperhitungan

1K

1,6

1,665

4,800

4,995

1K

1.6

1,661

4,800

4,995

1K

1.6

1,663

4,800

4,995

·                                   Current Divider

R Terbaca

V

I 1,2,3

I Total

I Perhitungan

1K

4,98

5 mA

15

14,94

1K

4,98

5 mA

15

14,94

1K

4,98

5 mA

15

14,94

 

 

2. Prinsip Kerja [Kembali]

1.      Hukum Ohm

Prinsip kerja Hukum Ohm didasarkan pada hubungan antara tegangan (V), arus listrik (I), dan hambatan/resistansi (R) dalam suatu rangkaian listrik dimana Hukum Ohm menyatakan bahwa besar arus listrik yang mengalir melalui suatu penghantar berbanding lurus dengan tegangan yang diberikan padanya, dan berbanding terbalik dengan hambatannya, selama suhu dan kondisi fisik penghantar tetap konstan. Dapat  dirumuskan dengan:

 V=IR 

V = tegangan dalam volt (V)

I = arus dalam ampere (A)

R = resistansi dalam ohm (Ω).

 

 

2.      Hukum Kirchoff

-  Hukum I Kirchoff (KCL): "Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik cabang akan sama dengan  jumlah kuat arus listrik yang meninggalkan titik itu." Hukum I Kirchhoff biasa disebut Hukum Arus Kirchhoff atau Kirchhoff’s Current Law (KCL).

 

Berdasarkan gambar di atas, besar kuat arus total yang melewati titik percabangan a secara matematis dinyatakan Σ Imasuk = Σ Ikeluar yang besarnya adalah I1 = I2 + I3.

 

-    Hukum II Kirchoff(KVL): "Jumlah aljabar beda potensial (tegangan) pada suatu rangkaian tertutup adalah sama dengan nol."  ΣGGL +  Σ IR = 0

 

Berdasarkan gambar di atas, total tegangan pada rangkaian adalah Vab + Vbc + Vcd + Vda = 0. Hukum II Kirchhoff ini menjelaskan bahwa jumlah ggl dan penurunan beda potensial sama dengan nol artinya tidak ada energi listrik yang hilang dalam rangkaian atau semua energi listrik diserap dan digunakan.

 

3.      Metode Mesh (Loop Analysis)

Metode mesh adalah salah satu teknik analisis rangkaian listrik yang digunakan untuk menghitung arus yang mengalir pada setiap jalur tertutup (loop) dalam suatu rangkaian. Prinsip kerja metode ini didasarkan pada penerapan Hukum Kirchoff Tegangan (KVL), yaitu hukum yang menyatakan bahwa jumlah total tegangan dalam satu loop tertutup adalah nol. Langkah pertama dalam metode ini adalah mengidentifikasi semua loop dalam rangkaian. Kemudian, diasumsikan arah arus pada masing-masing mesh secara searah jarum jam atau berlawanan. Setelah itu, untuk setiap mesh, dituliskan persamaan tegangan berdasarkan Hukum Ohm dan KVL, di mana tegangan pada setiap elemen adalah hasil kali antara hambatan dan arusnya. Jika ada resistor yang digunakan bersama oleh dua mesh, maka tegangan pada resistor tersebut dihitung menggunakan selisih arus kedua mesh. Semua persamaan yang terbentuk kemudian diselesaikan secara simultan, baik dengan substitusi, eliminasi, atau metode matriks, untuk memperoleh nilai arus pada masing-masing mesh


3. Video Percobaan [Kembali]

Hukum Ohm

Current Divider
Voltage Divider


4. Analisa[Kembali]

- Hukum Ohm

1. Bandingkan nilai resistansi terbaca dan perhitungan

    Jawab:

    Berdasarkan data pengukuran terdapat perbedaan antara resistansi terbaca langsung dan resistansi hasil perhitungan. Perbandingan ini menunjukkan bahwa hasil perhitungan lebih besar dibandingkan hasil terbaca. Perbedaan ini disebabkan oleh kurangnya ketelitian dalam melihat hasil alat ukur dan kurangnya ketelitian dalam merangkai rangkaian.

- Voltage Divider & Current Divider
 
1. Bandingkan  Vtotal Perhitungan dan Vpengukuran
     
    Jawab :
     
    Vtotal 4,800V dan Vpengukuran 4,995V dan sama disetiap baris, ada selisih sebesar 0,195V yang disebabkan kurangnya ketelitian dalam pengukuran
 
2. Bandingkan  I total Perhitungan dan I pengukuran 

 Jawab :
 
    Itotal  15mA di setiap baris dan I pengukuran 14,94 disetiap baris, ini menunjukkan persentase eror yang kecil dan sedikitnya kesalahan dalam perhitungan dan pengukuran

5. Download File[Kembali]

[Analisa Modul]


Komentar

Postingan Populer