1. Jurnal [Kembali]

Nama : Agung Septian Pranata

NIM : 2410953013

Tanggal Praktikum : 25 Maret 2025

Asisten : Raynaldy Alayyubi

                Nanda Zahril Pisya


1. Penentuan karakteristik alat ukur 

2. Variasi pengukuran potensiometer dan tahanan geser secara seri

3. Variasi pengukuran potensiometer dan tahanan geser secara paralel

4. Pengukuran potensiometer menggunakan jembatan wheatstone

2. Prinsip Kerja [Kembali]

1.  mengamati dan memahami sebuah simbol daan data dari alat ukur

1.1. Ambil alat ukur seperti di bawah ini: 

 Voltmeter model 2011

Amperemeter model  2013 

1.2. Amati & data yang tertera pada alat ukur tersebut 

1.3. Gambarkan dan artikan simbol serta data tersebut dan tuliskan karakteristik alat ukur berdasarkan hasil pengamatan pada tabel 1. 

2. Pengukuran arus dan tegangan menggunakan potensiometer dan tahanan geser pada rangkaian seri 

2.1. sesuai rangkaian seperti gambar 1

2.2. hubungkan nilai r sebesar 220 ohm, 550 ohm dan 1 Kohm menggunakan potensiometer dan tahanan geser sesuai dengan nilai yang tertera pada jurnal praktikum 

2.3. gunakan DC power supply sebesar 12v 

2.4. hidupkan power supply, ukurannya dari resistansi, arus, serta nilai tegangannya 

2.5. ulangi percobaan dengan mengganti nilai r menggunakan potensiometer dan tahanan geser 

3. Pengukuran arus dan tegangan menggunakan potensiometer dan tahanan geser pada rangkaian paralel 

3.1. susunan rangkaian seperti gambar 2 

3.2. hubungkan nilai r sebesar 220 ohm, 550 ohm dan 1 km menggunakan potensiometer dan tahanan geser sesuai dengan nilai tertera pada jurnal praktikum 

3.3. gunakan DC power supply speaker 12 volt 

3.4. hidupkan power splay, ukur resistensi, arus, serta nilai tegangannya

3.5. ulangi percobaan dengan mengganti nilai r menggunakan potensiometer dan Tahanan geser

4. pengukuran potensiometer menggunakan jembatan wheastone 

4.1. susun rangkaian seperti gambar 1.6 

4.2. Hubungkan power supply 5 volt ke terminal input pada jembatan wheastone 

4.3. hubungkan amperemeter pada rangkaian sebesar 0 sampai 100 mili ampere 

4.4. hubungkan voltmeter pada rangkaian dengan multimeter 

4.5. hubungkan R1 sebesar 100 ohm dan R3 sebesar 220 ohm pada jembatan wheastone 

4.6. kemudian hubungkan masing-masing R2 ke Rv 2 dan R4 ke Rv1 pada potensiometer 

4.7. hidupkan power supply, atau nilai resistansi pada R4 nilai tegangan menunjukkan angka nol pada multimeter 

4.8. catat nilai arus yang tertera pada amperemeter kemudian matikan power supply

4.9. ukurnya dari situasi R4 dan R2 pada potensiometer menggunakan multimeter kemudian cetak nilainya pada tabel

3. Video Percobaan [Kembali]


Pengukuran Potensiometer Dan Tahanan Geser Secara Seri


Pengukuran Potensiometer Dan Tahanan Geser Secara Paralel


Jembatan Wheatstone 

4. Analisa[Kembali]

1) Analisa karakteristik setiap alat ukur yang digunakan !

Jawab :

·       Voltmeter

Berfungsi untuk mengukur beda potensial antara dua titik dalam rangkaian listrik.

Prinsip kerja yang diterapkan adalah kumparan putar yang memanfaatkan interaksi medan magnet permanen dan arus listrik yang mengalir melalui kumparan.

Memiliki tahanan dalam yang sangat besar, ideainya mendekati tak hingga.

Posisi alat ukur di letakkan secara horizontal untuk menghasikan pengukuran yang akurat.

Jenis input yang digunakan adalan dc.

·       Ampermeter

Berfungsi untuk mengukur besarnya arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian dengan prinsip kerja besi putar.

Memiliki tananan dalam sangal kecil. idealnya mendekati nol, agar tidak merubah arus pada rangkaian.

Posisi alat ukur diletakkan secara horizontal, agar mendapat pengukuran yang akurat

Jenis input yang digunakan adalan ac

·       Multimeter Digilal

Berfungsi untuk mengukur tegangan, arus dan hambatan.

Memiliki akurasi yang tinggi.

 

2) Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tananan geser dan potensiometer pada rangkaian seri !

Jawab :

Berdasarkan hukum oum variasi hambatan dari tahanan geser dan potensiometer dapat mempengaruhi arus. karena besarnya arus dipengaruhi besar/kecilnya nilai dari suatu hambatan. jika r semakin besar maka i akan semakin kecil dan sebaliknya. sesuai dengan hambatan dan arus sebanding dengan besar tegangan

3) Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potentiometer pada rangkaian paralel !

Jawab :

Berdasarkan hukum ohm variasi hambatan dari tananan geser dan potentiometer dapat mempengaruhi arus, karena besarnya arus dipengaruni besar atau kecilnya nilai dari suatu hambatan. jika r semakin besar maka i akan semakin kecil, dan sebaliknya.

 

4) Analisa nilai persen R pengukuran potensiometer menggunakan jembatan whealstone !

Jawab :

 

Berdasarkan data percobaan :

Rx Multimeter = 34.2 ohm

Rx Terhitung = 35,36 ohm

%P = [Rx Terhitung/Rx multimeter] x 100%

       = [35.56/30,2]×100%

       = 103,97%

nilal R terhitung sangat mendekati Rx multimeter


5. Download File[Kembali]

[Analisis Data]

[Jurnal]


Komentar

Postingan Populer